PUISI KEHIDUPAN

DI UJUNG LANGIT UNGU

Rindu Kampungku

Teringat kampung halaman,
pada jalan setapak berpagar bambu,
bergandeng tangan kita berlalu,
sambil sebuah nada mengalun,
diiringi merdu ilalang yg menari.

Diujung jalan pada sebuah kampung,
dimana cinta pernah singgah,
melahirkan kembali sejuta
kenangan di bathinku.
Tentang daun-daun padi yg bernyanyi,
tentang rumput-rumput yang menari,
hingga senja turun dikaki bukit,
diujung desa kita.
Kemudian anak2 gembala mengalunkan
Serulingnya, mengayun langkah pulang
Kerumah.

Januari 17, 2010 - Posted by | Tak Berkategori

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.