PUISI KEHIDUPAN

DI UJUNG LANGIT UNGU

Lelah

Kadang lelah menerpa,
Seperti angin yang menyapu daun2
Diam terpaku pada kesendirian waktu,,,

kemudian engkau hadir
mengisi waktu yang hilang begitu saja
antara sendu dan tiada menjelma kehampaan

Lelahku senantiasa hadir
bagai jeruji sepi
menikam jeram jantungku

lelahku tiada tiada habis waktu,,
tenggelamkan setiap jengkal pedihku

Juni 19, 2010 - Posted by | Tak Berkategori

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.