Penantian
Menatap seribu kali senja
Ɣªήğ turun di balik dermaga Melabuhkan harapan demi harapan Ɣªήğ terpupuk dilubuk hatiku
Masih saja tak kutemukan dirimu Akankah hari demi hari Ɣªήğ terlewati
Menjadi mata pisau Ɣªήğ berkarat dan melukai setiap jengkal kalbuku
Seribu senja dan beranda ini Akankah menemani hingga nafas Ɣªήğ paling akhir
-
Arsip
- Oktober 2011 (2)
- Agustus 2011 (2)
- Juni 2010 (1)
- Februari 2010 (1)
- Januari 2010 (2)
- Desember 2009 (1)
- November 2009 (2)
- Oktober 2009 (1)
- Agustus 2009 (1)
- Mei 2009 (3)
- April 2009 (11)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS

