PUISI KEHIDUPAN

DI UJUNG LANGIT UNGU

Penantian

Menatap seribu kali senja
Ɣªήğ turun di balik dermaga Melabuhkan harapan demi harapan Ɣªήğ terpupuk dilubuk hatiku
Masih saja tak kutemukan dirimu Akankah hari demi hari Ɣªήğ terlewati
Menjadi mata pisau Ɣªήğ berkarat dan melukai setiap jengkal kalbuku

Seribu senja dan beranda ini Akankah menemani hingga nafas Ɣªήğ paling akhir

Agustus 20, 2011 - Posted by | Tak Berkategori

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.